Cari artikel tertentu?

Monday, April 8, 2013

Sulit banget memang menjadi orang yang benar-benar BENAR.. Dan berkaca adalah suatu hal yang sangat amat penting.. Kita musti tahu bagaimana diri kita. bagaimana perilaku kita, bagaimana sikap kita, bagaimana sifat kita.. Terkadang kita beraggapan kita adalah seorang super hero yang selalu melakukan kebaikan dan kebenaran padahal itu semua cuma penlaian kita terhadap diri kita sendiri. Seringkali kita membenarkan apa yang kita perbuat tanpa melihat pendapat seseorang disekitar kita---

Pengaruh Faktor-faktor Situasional Pada Persepsi Interpersonal

Petunjuk Proksemik
Alhamdulillah ya bisa update blog lagi hahahah ..
Oke, kali ini aku bakal coba curhat sekaligus jelasin dikit tentang faktor-faktor situasional pada persepsi interpersonal.. semoga bermanfaat yah .. Alhamdulillah :)
Proksemik adalah studi tentang penggunaan jarak daam menyampaikan pesan, istilah ini dilahirkan oleh antroplog intercultural Eward T. Hall. Hall membagi jarak kedalam empat corak; jarak public, jarak sosial, jarak personal, dan jarak akrab. Jarak yang dibuat individu dalam hubungannya dengan orang lain menunjukkan tingkat keakraban di antara mereka. 
Yah Long Distance Relationship atau hubungan jarak jauh sedang aku jalani saat ini, jarak Malang-Jakarta tentulah sangat jauh.. Namun hubungan ku dengan ‘dia’ tetaplah baik, kami selalu mencoba berkomunikasi melalui whatsapp, wechat, ataupun Line. Bahkan terkadang kami melakukan videocall via Skype hanya sekedar untuk tertawa bersama. Jarak akrab lah yang membuat kita tidak lostcontact dan tetap saling memberi pesan walaupun jarak menjadi pemisah ...

Friday, April 5, 2013

Self Concept

haii guys .. kali ini aku bakal bagi pengetahuan tentang self concept.. check it out yah :)

Self Concept adalah bagaimana kita mengungkapkan bagaimana diri kita sendiri. Pengungkapan diri berarti mengomunikasikan sesuatu tentang diri sendiri kepada orang lain.Pengaruh Pengungkapan DiriBanyak faktor yg mempengaruhi anda menngungkap atau tidak mengungkapkan diri, yaitu :
1.   Siapa andaOrang yang lebih suka bersosialisasi dan terbuka menyingkapkan diri lebih dari mereka yang tidak suka bersosialisasi dan tertutup. Org yang cakap dan orang dengan kepercayaan diri yang tinggi menggunakan Pengungkapan diri lebih banyak daripada orang yg kurang cakap dan tertutup.

 2. Kebudayaan AndaPerbedaan pandangan kebudayaan membuat Pengungkapan diri juga berbeda. Tergantung dimana anda tinggal dan bagaimana norma-norma dan adat yang berlaku di tempat tinggal anda.

 3.   Jenis kelamin andaJenis kelamin juga berpengaruh karena seperti kita ketahui penelitian membuktikan bahwa wanita lebih banyak berbicara daripada pria. Hal ini juga membuat wanita lebih mudah dan lebih banyak melakukan pengungkapan diri. 

4.  Pendengar andaPendengar anda juga mempengaruhi karena berbeda orang maka juga berbeda cara komunikasi nya. Kedekatan psikologis antara kita dengan pendengar juga akan mempengaruhi bagaimana dan sejauh apa kita  mengungkapkan diri kita.

5. Topik pembicaraan dan saluranAnda lebih suka untuk mengungkapkan satu topik lebih dari yang lain. Anda kadang  juga lebih suka mengungkapkan informasi yang anda sukai daripada yang tidak. Umumnya, semakin personal dan negatif topik pembicaraanya, semakin sedikit anda mengungkapkan diri. Selain itu, penelitian mengatakan perbedaan Pengungkapan diri bergantung pada saluran atau media nya, misalnya pengungkapan secara langsung atau secara online.

Contoh : Syahrini adalah artis yang sangat mudah bersosialisasi ia mudah akrab dengan orang-orang disekitarnya, saat ia talk show di "Hitam Putih" bersama Dedy Corbuzier ia menceritakan tentang kehidupannya, namun apa yang ia diceritakan di depan umum pastilah berbeda dengan apa yang diceritakan Syahrini dengan Syahrani, adik kandungnya , karena jarak psikologis Syahrini dengan Syahrani lebih dekat dibandingkan dengan Dedy Corbuzier, topik yang dibicarakan pun pastilah jauh berbeda karena awan bicara sangat menetukan sejauh mana kita akan melakukan pengungkapan diri. 

Komponen Komunikasi ,

Dalam berkomunikasi kita memiliki berbagai komponen contohnya :
1. Sender
2. Messages
3.Receiver
4. Psychologi noise

Apabila salah satu komponen tidak ada maka komunikasi kurang efektif. Karena komponen-komponen tersebut merupakan satu kesatuan.
Contohnya saat saya berbicara dengan tetangga saya yang autis pesan saya sulit diterima dia karena perbedaan kondisi psikologis.